Top

Struk Belanja Jadi Uang, Emang Bisa?

Apa sih struk belanja itu? Struk merupakan nama lain dari bon atau nota, berguna sebagai alat bukti pembelian atau penerimaan dalam sebuah transaksi jual beli, khususnya dalam hal belanja barang kebutuhan. Jika kita melirik pada fungsi dasarnya, struk juga berguna sebagai alat bukti sah seorang pembeli telah memiliki barang-barang tertentu. Dengan begitu, jika ada kesalahan dalam transaksi, maka struk ini bisa jadi andalan kamu untuk protes pada kasir toko. Tidak hanya pembeli, kasir toko pun juga bisa mengandalkan struk yang diberikan pada pembeli sebagai alat bukti sah jika ada kesalahan yang dilakukan oleh pembeli.

 

 

Baca juga: Supermarket Murah Di Jakarta

 

 

Nah, zaman kini sudah hampir semua toko sudah menggunakan struk sebagai bentuk pelayanannya pada konsumen. Jadi tidak hanya supermarket yang menggunakan metode ini, toko biasa pun sudah memakai mesin penghasil struk belanja sebagai alat bukti yang sah dalam sebuah transaksi jual beli. Kamu pun pasti dompetnya sudah dipenuhi dengan struk belanja kan?

 

Kebiasaan rata-rata orang Indonesia, khususnya kaum hawa, pastilah menyimpan struk belanja di dompet hingga tak jarang dompet tebal cuma gara-gara struk belanja saja, bukannya karena uang yang banyak. Coba saja kamu cek dompet, pasti kamu bakal tertawa karena hal ini benar, dompet kamu dipenuhi struk belanja yang sudah disimpan sejak lama. Asal kamu tahu, simpan struk di dalam dompet terlalu lama juga berbahaya loh! Ternyata struk belanja itu terdiri dari bahan kimia yang bisa memberikan efek positif ke hormon dan juga bisa menyebabkan kanker. Siapa yang sangka struk belanja terdiri dari BPA dan BPS yang merupakan bahan penguat warna pada kertas struk belanja. Ketika kamu memegang struk belanja saat tangan sedang berkeringat atau lembab, maka bahan seperti BPA dan BPS akan mudah masuk ke dalam tubuh sehingga memicu resiko kanker jika hal ini terlalu sering dilakukan. Nah, jadi terbayang kan jika simpan struk belanja di dompet terlalu sering? Maka kamu memegang struk pun juga akan semakin sering. Maka resikonya pun akan lebih besar.

 

Struk belanja

IDN Times

 

Kenapa orang indonesia cenderung simpan struk belanja di dalam dompet? Hal ini semata-mata karena kebiasaan saja. Banyak yang simpan struk di dompet merasa mesti menyimpan bukti transaksi agar nanti jika terjadi kesalahan, maka buktinya masih ada. Namun, dari 10 orang yang menyimpan struk di dompet, setidaknya hanya 3 orang yang mengecek kembali struk belanja yang sudah tersimpan di dalam dompet.

 

Mending Struk Belanjanya Jadikan Uang, Emang Bisa?

 

Daripada struk belanja disimpan di dalam dompet terlalu lama dan berisiko berbagai macam penyakit, mending dijadikan uang. Tapi jangan salah sangka, kamu akan mendapatkan 2 keuntungan dari menjadikan struk ini uang. Pertama, kamu jadinya akan mengecek setiap struk yang disimpan sehingga jadi jelas setiap transaksi yang dilakukan. Kedua, tentu saja uang yang kamu terima dari struk-struk tersebut akan membuat keuangan jadi lebih hemat.

 

Memang beneran bisa ya struk belanja jadi uang? Pasti pertanyaan ini dari tadi sudah nyangkut ya dipikiran kamu. Semakin berkembangnya teknologi, semakin banyak aplikasi yang diciptakan sebagai penghasil uang, tidak hanya menguntungkan konsumen, tapi juga pelaku usaha. Salah satunya adalah Pomona, yang bisa membuat struk belanja kamu jadi uang. Caranya emang bagaimana? Mudah sekali, kamu tinggal upload struk belanja ke website Pomona, maka cashback belanja setiap produk siap dikirim ke rekening kamu.

 

Eits! Tapi tunggu dulu, sebenarnya cashback ini tidak mesti berbentuk uang, kamu juga bisa menjadikannya pulsa sehingga tidak mesti berbentuk uang tunai. Cashback dari struk belanja ini memang menawarkan cashback dari tiap produk yang kamu beli. Misalkan kamu membeli kopi kotak brand tertentu dengan harga Rp.4000, maka cashback yang bisa kamu dapat adalah Rp.2000. Memang sih cashback yang didapatkan terbilang kecil jika kita lihat dari 1 produk saja, tapi coba bayangkan setiap kamu belanja bulanan, struk belanja yang berisikan banyak produk kamu upload ke website Pomona. Tentu akan membuat budget belanja bulanan bisa ditekan dan membuat kantong lebih hemat.

 

Misalkan setiap kamu belanja bulanan atau mingguan, mesti mengeluarkan total budget sebesar Rp.300.000 untuk membeli banyak barang kebutuhan rumah tangga. Dengan meng-upload struk belanja, kamu bisa saja ujung-ujungnya mengeluarkan budget hanya jadi Rp.150.000, sebab cashback yang didapat dari total belanja juga Rp.150.000, 50% dari total belanja yang kamu keluarkan biasanya. Lumayan sekali jika setiap belanja mingguan atau bulanan, struk belanja nya kamu simpan, lalu upload setelah mengecek masing-masing produk yang ada di dalam struk.

 

Lupakan Tumpukan Struk Didalam Dompet

 

Bagi kamu yang biasa menyimpan struk di dalam dompet, mau sampai kapan terus numpuk? Ada baiknya manfaatkan kesempatan ini agar juga bisa menjadi acuan buat kamu mengecek struk setiap habis belanja. Sudah saatnya jadi smart shopper yang melihat celah buat menghemat finansial keluarga ataupun uang pribadi. Walaupun cashback berbeda sekali dengan mekanisme diskon, yang menggunakan tempo waktu tertentu saat cashback nya cair, tetap saja bisa membuat finansial keuangan kamu lebih hemat.

 

Jadi kebiasaan menyimpan struk belanja di dompet masih boleh dilakukan, asal jangan terlalu lama. Selain buat dompet makin tebal cuma karena kertas, juga bisa memicu ragam penyakit yang mungkin saja sekarang belum terasa. Menjadikan struk jadi uang sudah merupakan langkah yang sangat tepat.

 

Oh ya! Pomona ini tidak hanya menyediakan fitur upload struk di website saja, tapi juga diaplikasi. Kamu bisa cari di google play store, setelah berhasil didownload, tinggal foto struk belanja dari supermarket, terus upload deh. Kemudahan yang diberikan diaplikasi sama kok dengan yang di website. Jika pada kebanyakan penyelenggara memberikan cashback berbentuk e-wallet yang bertujuan agar kamu berbelanja di toko itu lagi, Pomona memberikan kamu cashback langsung ke rekening bank sehingga bisa kamu gunakan untuk belanja di tempat lain. Dengan begitu konsumen diberikan kebebasan dalam mengelola cashback dari struk belanja yang telah di upload.

 

Bagaimana Jika Terbiasa Membuang Struk Belanja?

 

Sayang sekali, sebab kamu tidak akan bisa mengevaluasi pengeluaran setiap minggu atau bulan. Kebiasaan membuang struk belanja juga terjadi pada kebanyakan orang, padahal struk ini tidak hanya berfungsi sebagai alat bukti sah, tapi juga buat evaluasi pengeluaran keuangan kita. Masih lebih baik menyimpan struk di dompet dibandingkan dibuang sebelum memeriksanya. Ada baiknya kamu membiasakan diri untuk tidak membuang struk belanja sebelum memeriksa. Biasakan menyimpannya di dalam dompet, asal setiap akhir minggu, kamu cek dan upload agar bisa jadi uang. Setelah itu baru dibuang pada tempat sampah rumah kamu. Dengan begitu, kamu tidak hanya dapat mengontrol pengeluaran, tapi juga memanfaatkan struk belanja agar bisa jadi uang yang bisa digunakan untuk berhemat atau hal lainnya.